Thursday, June 26, 2014

Workshop Jurnalistik


                Pada 25 Mei 2014 pukul 08.00 pagi, Divisi Jurnalistik bekerja sama dengan Divisi IPTEK OSIS  mengadakan sebuah workshop. Acara ini diketuai oleh Ahmad Dzikri Hamdan. Pembicara yang diundang dalam workshop kali ini berasal dari Komunitas Lubang Jarum Indonesia. Komunitas yang berdiri sejak 2002 inilah yang mempopulerkan penggunaan kamera lubang jarum (pinole camera) di Indonesia.
                Pada sesi pertama, diadakan presentasi tentang pengenalan komunitas dan materinya, yaitu kamera lubang jarum. Nah, pada sesi kedua barulah para siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong diajak membuat kamera lubang jarum dari kaleng. Lalu, mereka juga diajarkan cara mengambil gambar dengan kamera lubang jarum. Cara mengambil gambarnya gampang gampang susah, kita hanya perlu membuka shutter dan menahan agar tidak bergoyang. Namun, shutter tidak boleh dibuka terlalu lama atau sebentar, karena bisa menghasilkan gambar yang terlalu terang atau terlalu gelap. Tentunya, dibutuhkan pengalaman yang cukup untuk bisa mengambil gambar yang focus dengan pencahayaan yang baik, karena untuk kondisi cahaya yang berbeda, maka waktu membukanya shutter juga berbeda. Hasil foto dari kamera lubang jarum ini berupa gambar terbalik dengan warna hitam-putih.

                Dengan adanya workshop ini, diharapkan siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong dapat memperkaya pengetahuannya sekaligus meningkatkan ketertarikannya dalam bidang jurnalistik.

Friday, June 20, 2014

IC AWARD X






                19 Juni 2014. Sosok-sosok berpakaian hitam berkeliaran di dalam GSG MAN Insan Cendekia Serpong. Banyak juga sosok-sosok berwajah pucat dengan lingkaran hitam di luar matanya. Suara musik yang menyeramkan, ditambah lagi suasana gelap dan serakan daun-daun di lantai membuat bulu kuduk semakin merinding. Ada apa gerangan?
Jangan khawatir, ini hanyalah bagian dari rangkaian acara IC Award X yang kali ini mengambil tema horor.  Acara insidental yang diselenggarakan oleh Divisi Kedisiplinan OSIS ini diketuai oleh Mujahid Bina Al-Fikri. Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong dalam berbagai aspek. Penghargaan diberikan oleh BPH dan 11 divisi OSIS lainnya dalam 36 kategori. Diharapkan, adanya pemberian penghargaan-penghargaan dapat memacu semangat siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong untuk meningkatkan kemampuannya dalam berbagai aspek.
Berikut adalah penghargaan yang diberikan beserta pemenangnya:
1.       BPH OSIS
-          Siswa Teladan                    : M. Hafidz Fauzan
-          Siswi Teladan                     : Syifa Fauziah
-          Ketua Acara Terbaik          : Ahmad Abror (Legionnaire)
2.       Divisi IMTAQ
-          Ter-Masjid                         : Sabiq N.
-          Imam Terfavorit                  : Gantang Masimuja
-          Ter-Mutiara Hikmah           : Savira Kiasaty
3.       Divisi Lingkungan:
-          Terbasah (karamel)             : Yassin Cahyo
-          Darling (putra)                    : M. Ilham
-          Darling (putri)                     : Firda Inten
4.       Divisi Kedisiplinan:
-          Ter-Disiplin (putra)             : Adi Sasmito Adji
-          Ter-Disiplin (putri)              : Umi Muarifah
-          Ter-Piket                           : M. Hafidz Fauzan
5.       Divisi PPBN
-          Pengibar Terkerek              : Kholifatul H.
-          Barisan Terbaik                  : Eisthera Putri
-          Leader Terpimpin               : Sabiq N.
6.       Divisi SosMas
-          Kelas Tersosial                   : X-3
-          Divisi Terdedikasi               : Divisi Jurnalistik
-          Murabi Terinisiatif               : Miftahul Arifin
7.       Divisi Humas
-          Ter-Humas                          : Senda Sulvain Rahmaningrat
-          Ter-Publikasi                       : Nafisah Nurul Hakim
-          Ter-Update                         : Muthia Cahyaningsukma
8.       Divisi IPTEK
-          Ter-CSA                            : M. Fahrureza
-          Ter-Gudang Ilmu                : Farid Faisal Bestari
-          Ter-Update                        : Gilang Al-Ghifari Lukman
9.       Divisi Bahasa
-          Best Reminder                   : Febri Rizki
-          Best Translator                  : Irsyad A.
-          Languange Person             : Dias Akbar Nugraha
10.   Divisi Olahraga
-          Ter-Krida                          : Farid Faisal Bestari
-          Ter-Energik                       : Gantang Masimuja
-          Ter-Manajer                      : Lisyanti
11.   Divisi SenBud
-          Ter-Mules                          : M. Ramdayanu Muzakki
-          Ter-Studio                          : M. Imam Adi W.
-          Ter-Artistik                         : M. Rusmul
12.   Divisi Jurnalistik
-          Ter-Cklik                            : M. Fahrureza
-          Ter-Kontrowebsial              : Firza Aulia Syafina
-          Ter-Jujur (Jurassic)              : Nisita Pradipta



Pemilihan Ketua MPS 2014/2015


                Berakhirnya tahun ajaran 2013/2014 juga berarti berakhirnya kepengurusan MPS 2013/2014.  Oleh karena itu, pada 19 Juni 2014 diadakanlah pemilihan Ketua MPS untuk periode 2014/2015.  Sesi pertama dimulai pada pukul 08.00 sampai menjelang waktu dzuhur.  Pada sesi ini calon-calon ketua MPS yang berasal dari anggota MPS yang duduk di kelas X diberikan kesempatan untuk melakukan presentasi berupa visi, misi, rancangan proker (program kerja), dan kepribadian (kekurangan dan kelebihan yang mereka miliki). Di akhir sesi ini, dipilih tiga nama dari hasil voting untuk melanjutkan ke sesi selanjutnya.
                Tiga nama yang berhasil melaju ke sesi kedua adalah Fakhriansyah Wijaya (Sekretaris II MPS), Febri Rizki (MPS Divisi Jurnalistik)., dan M. Ilham (MPS …). Pada sesi kedua yang dilaksanakan pada pukul 13.00 s.d. 15.00, ketiga nama ini diberikan sebuah studi kasus yang diminta untuk diselesaikan. Sesi ini juga diakhiri dengan voting untuk menentukan satu nama dengan suara terbanyak yang kelak akan menjadi Ketua MPS 2014/2015. Panelis pada Pemilihan Ketua MPS ini adalah BPH MPS 2013/1014 yang duduk di kelas XI, yaitu Naufal Wirasyawal Luneto (Ketua); Naufal Wiratama Azhari (Wakil Ketua); Luyyina Mujahidah (Sekretaris); dan Nafisah Nurul Hakim (Bendahara). Setelah solat magrib pada hari yang sama, Ketua MPS periode 2013/2014 pun maju ke mimbar dan membacakan surat keputusan yang berisi hasil pemilihan Ketua MPS 2014/2015.
Ketua MPS 2014/2015 adalah Febri Rizki. Dalam pidato pertamanya, ia berterima kasih atas dukungan orang-orang di sekitarnya dan bahkan menyebutkan satu nama yang menurutnya bisa membuat ia berdiri di mimbar dan membawakan pidatonya sebagai Ketua MPS.

Semoga, di bawah kepemimpinannya, MPS periode 2014/2015 dapat menjadi lebih baik dibandingkan MPS pada periode-periode sebelumnya.

Thursday, June 19, 2014

Spatula 2014


                Kalau mendengar kata ‘spatula’ apa yang kalian pikirkan? Apakah alat masak yang sering dipakai di dapur? Bagi siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong, kata ‘spatula’ juga punya arti lain. Spatula adalah sebuah acara baru yang diselenggarakan oleh Divisi Seni dan Budaya OSIS yang diketuai oleh Farah Fairuz berupa sebuah lomba masak antarangkatan. Acara yang diselenggarakan pada 18 Juni 2014 ini diharapkan tidak hanya sebagai pengisi waktu luang setelah UAS dan sebelum pembagian rapor, tapi juga diharapkan dapat meningkatkan kekompakan dalam setiap angkatan.
                Sesi pertama diadakan pada pukul 14.30 di lapangan sepak bola. Sebelum acara masak-memasak dimulai, tiap angkatan diharuskan memilih dua orang untuk mengambil alat dan bahan yang nantinya dibutuhkan untuk memasak. Dua orang ini diharuskan berlari ke salah satu sisi lapangan untuk mengambil alat dan bahan, lalu kembali ke sisi lainnya tempat anggota angkatan lainnya memasak. Hanya dua orang ini yang diperbolehkan mengambil alat dan bahan. Tiap angkatan pun berusaha mengolah bahan utama yang dosediakan, yaitu singkong, menjadi masakan yang lezat dan unik.
                Sesi kedua diadakan pukul 17.00 di kantin. Pada sesi ini, setiap angkatan menampilkan performance masing-masing. Angkatan Astonic Dralen Relaston menampilkan berbagai macam performance dari stand-up comedy sampai dance. Angkatan Eisthera Gritanefic menampilkan performance berupa drama, yang sayangnya tidak bisa diselesaikan karena azan Maghrib sudah berkumandang.

                Pemenang pada acara ini adalah angkatan Astonic Dralen Relaston dengan 94 poin.a

Wednesday, June 18, 2014

Tadabbur Sosial


                Seperti tahun-tahun sebelumnya, Keasramaan MAN Insan Cendekia Serpong kembali mengadakan acara Tadabbur Sosial. Acara yang diselenggarakan pada 16 s.d. 17 Juni 2014 ini bertempat di Mesjid Az-Zikra Sentul. Acara ini berisi pemberian materi yang berkaitan dengan remaja dan keislaman serta bakti sosial.
                Sesi pertama diselenggarakan pada pukul 09.00 didahului dengan acara pembukaan kegiatan Tadabbur Sosial. Sesi ini berisi pemberian materi tentang amal sholeh oleh Kyai Habib Muh. Alataz. Pada sesi ini, diberikan empat hal penting untuk bisa menjadi manusia yang soleh dan bermanfaat, yaitu 1) punya kepercayaan (iman) yang kuat; 2) Berilmu yang bermanfaat; 3) beramal soleh; dan 4) akhlakul karimah.
                Sesi kedua adalah pemberian materi tentang remaja dan seksualitas oleh Kak Hilman Al-Madani dari Yayasan Kita dan Buah Hati. Sesi ini diselenggarakan pada pukul 13.00 (setelah solat dzuhur dan makan siang). Pada sesi ini, dibahas bahaya pornografi bagi masa depan remaja. Ternyata, pornografi tidak hanya mengganggu pembelajaran remaja di sekolah dan mengganggu konsentrasi, tapi juga dapat merusak otak remaja.
                Sesi ketiga adalah acara bakti sosial. Sesi ini diadakan pada pukul 16.00 (setelah sholat Asar). Siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong dibagi dalam kelompok-kelompok beranggotakan sekitar sepuluh orang. Kesepuluh orang ini nantinya akan mencari sebuah rumah warga sekitar yang dianggap sesuai untuk dikunjungi dan diberikan bantuan. Dengan adanya acara ini, diharapkan siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong dapat belajar bersosialisasi dengan baik dalam masyarakat juga menumbuhkan kepedulian terhadap golongan masyarakat yang kurang mampu.
                Sesi keempat pada pukul 20.00 (setelah solat Isya dan makan malam) diisi oleh sharing dari alumni, yaitu Kak Aad dari angkatan lima. Kak Aad tidak hanya menceritakan perjalanan hidupnya sewaktu bersekolah di Insan Cendekia dulu, tapi juga memberikan motivasi dan semangat untuk meyakini bahwa dengan perencanaan yang baik dan konsistensi, kita dapat meraih target yang kita impikan. Tidak hanya itu, Kak Aad juga sukses menarik perhatian siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong dengan pecinya yang terlihat seperti sarang burung.
                Topik aliran sesat dan syiah menjadi topic pembicaraan pada sesi kelima yang diadakn keesokan paginya. Pembicara yang diundang adalah AminDjJamaluddin. Tidak hanya membeberkan beragam jenis aliran sesat di Indonesia dan bahayanya, Pak Amin juga mengajak siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong untuk lebih berhati-hati terhadap aliran sesat yang sekarang semakin menjamur di Indonesia. Modus utama aliran sesat seringkali adalah uang, dengan menggunakan ketakutan manusia akan dosa dan neraka untuk memeras pengikut mereka. Maka itu, siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong dihimbau untuk tidak hanya mengikuti satu pengajian dengan satu ustadz (saat sudah lulus nanti), tapi juga membandingkannya dengan kajian-kajian dari pengajian dan ustadz lainnya.

                Dalam acara tadabbur sosial kali ini, siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong juga berkesempatan mengikuti kuliah subuh yang dibawakan oleh Ust. Arifin Ilham dengan tiga tema, yaitu Sholat Berjamaah, Tujuh Golongan Penghuni Surga, dan Berbakti kepada Orangtua. Lebih-lebih lagi, kuliah subuh ini ternyata adalah bagian dari sebuah acara keagamaan yang diliput oleh salah satu stasiun televise swasta.

Sunday, June 15, 2014

TURTLE 2014




                TURTLE = Kura-Kura? Salah. TURTLE = Tur Ahad? Nah, yang ini baru benar. Acara tur atau jalan-jalan untuk Anak-Anak Ahad ini diketuai oleh Arsyadun Nafis dan diselenggarakan pada 14 Juni 2014. Anak Ahad sendiri adalah sebutan khusus untuk anak-anak yang tinggal di sekitar kampus MAN Insan Cendekia Serpong. Setiap hari Ahad sore, mereka akan datang untuk belajar berbagai macam hal, dari tata cara beribadah, doa, kesenian, sampai diajak mendengarkan cerita atau bermain. Program ini dan juga acara tur Ahad merupakan program kerja dari Divisi Sosial Masyarakat OSIS.
              Dalam acara TURTLE 2014, anak-anak ahad yang ikut berpartisipasi dibagi dalam lima kelompok, yaitu dua kelompok laki-laki dan tiga kelompok perempuan. Setiap kelompok dibimbing oleh dua orang tutor. Kelompok-kelompok ini nantinya akan berjalan melewati pos-pos dan harus dapat menyelesaikan tantangan atau mengikuti berbagai games yang disediakan kakak-kakak acara di tiap posnya. Tempat penyelenggaraan acara ini adalah Hutan Kota 2 BSD yang terletak dekat dengan MAN Insan Cendekia Serpong.

                Walaupun acara ini sering disebut Tur Ahad, tapi kali ini penyelenggaraan acaranya dilaksanakan pada hari Sabtu. Akibatnya, tidak semua sekolah libur. Sehingga, sebagian anak ahad yang sekolahnya tidak libur tidak dapat berpartisipasi dan peserta acara ini menjadi lebih sedikit dari tur ahad sebelumnya.

Tuesday, May 27, 2014

MULTAZAM 2014





                MULTAZAM adalah acara yang diselenggarakan oleh Divisi Iman & Taqwa OSIS dalam rangka memperingati Isra Mi’raj. Acara ini diadakan oleh pada 26 Mei 2014 dan diketuai oleh Ghiyats Naufal Kusuma. Acara dengan konsep mabit ini mempunyai dua sesi. Sesi pertama diadakan setelah solat Isya, yaitu berisi pemberian materi tentang Isra Mi’raj oleh Ustadz Ibnu Hibban. Dalam sesi ini dijelaskan tentang sejarah Isra Mi’raj. Juga dijelaskan bukti-bukti kejadian Isra Mi’raj dalam Al-Qur’an dan mengapa kita sebagai umat muslim harus mempercayainya. Selain itu, juga dijelaskan ibrah dan pelajaran yang dapat diambil dari peristiwa Isra Mi’raj ini.
                Setelah pemberian materi selesai dilaksanakan, para siswa putra menginap di masjid, sedangkan siswa putri dipersilahkan tetap tidur di kamar masing-masing di asrama. Acara dilanjutkan dengan Tahajud bersama. Setelah Solat Subuh, sesi kedua berupa pemutaran film dilaksanankan. Film yang diputarkan kali ini adalah film Turtle Can Fly. Sebuah film asal Iraq yang berkisah tentang penderitaan hidup seorang gadis pada masa perang. Film ini mengandung pesan, bahwa semua perang hanya menghasilkan kesedihan dan luka, serta mengajak kita (secara implisit) untuk dapat hidup dengan damai.

                Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi siswa-siswi MAN Insan Cendekia Serpong untuk dapat menjadi muslim dan muslimah yang lebih baik lagi.

Quote

"Alone we can do so little, together we can do so much" - Helen Keller
 

Copyright @ 2013 OS - CENDEKIA.